Postingan

Menampilkan postingan dengan label Islam

Manfaat, Hikmah, Waktu, Syarat, Pembagian Binatang Kurban

Gambar
INIRUMAHPINTAR - Berkurban ialah salah satu ibadah yang diperintahkan Tuhan SWT kepada umat manusia. Oleh alasannya ialah itu, sebagai insan yang berbakti kepada Maha Pencipta, sepantasnya kita melaksanakan penyembelihan kurban menyerupai yang umat-umat terdahulu. Telah kita ketahui bahwa dalam sejarah, Nabi Ibrahim ialah sosok penting dalam penyelenggaraan kurban. Awalnya ia diperintahkan untuk menyembelih anaknya sendiri, Ismail. Tidak ada penolakan dari keduanya. Proses penyembelihan kurban pun dilaksanakan. Lalu, atas kehendak Allah, tiba-tiba bukan Ismail yang disembelih. Tuhan menggantinya dengan binatang ternak lain. Begitulah perumpamaan besarnya ketaatan dalam mematuhi perintah Tuhan. Di dalamnya harus ada kerelaan dan pengorbanan. Lalu, pengorbanan itulah yang dinilai Tuhan bentuk dedikasi yang sesungguhnya. #Manfaat dan Hikmah Berkurban Nah, tiba-tiba ada yang bertanya, apa sih manfaat berkurban itu? Apakah khusus sebagai bentuk pengorbanan semata demi mengambarkan ...

Renungan Dan Ucapan Selamat Idul Adha 2019 / 1438 Hijriah

Gambar
INIRUMAHPINTAR - Hari raya Idul Adha 2019  / 1438 Hijriah bertepatan dengan hari Jumat, 1 September 2019 atau 10 Dzulhijjah 1438 Hijriah. Selain hari raya Idul Fitri, orang Islam juga mempunyai hari raya kedua yaitu Idul Adha. Secara definisi, Idul Adha yaitu hari untuk memperingati pembuktian ketakwaan dan ketaatan Nabi Ibrahim kepada Allah. Saat itu, Nabi Ibrahim populer sebagai nabi yang kaya raya, dengan ratusan ribu ternak. Namun, kekayaan tidak membuatnya lalai dan meninggalkan syariat dari Allah. Malaikat pun mewaspadai dan bertanya kepada Allah, apakah benar Ibrahim itu taat terhadap Allah, sementara secara kasat mata ia sibuk dengan ternak-ternaknya. Apalagi, Ibrahim pernah berkata bahwa jan cubo cubokan menyembelih ternak-ternaknya, andai Tuhan memintanya untuk menyembelih anaknya, maka ia pun akan mengikuti dengan penuh keikhlasan. Akhirnya, ujian itu benar-benar datang. Anak yang ia idam-idamkan bertahun-tahun, sehabis dan sudah besar justru diminta sebagai sembe...

Reuni 212 (2 Desember 2019) Momentum Berprasangka Positif

Gambar
INIRUMAHPINTAR - Aksi 212, yang pertama kali diselenggarakan 2 Desember 2019 yakni agresi hening jutaan umat Islam di Lapangan Monas (Monumen Nasional) yang melibutkankan aktivitas Shalat Jumat berjama'ah, berzikir dan berdoa bersama, sekaligus mendukung penegakan aturan yang berkeadilan bagi tersangka penista agama, eks Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama (Ah0k).  Insya Allah, reuni 212 angkatan ke-2 akan berlangsung esok hari (Sabtu, 2 Desember 2019). Jutaan umat Islam dari sejumlah wilayah dipastikan akan hadir, termasuk alumni agresi 212 tahun lalu, ditambah banyak sekali golongan gres yang akan merapatkan diri tahun ini.  Aksi hening 212 tahun ini, selain dianggap sebagai momentum merekatkan ikatan persaudaraan antar umat Islam di seluruh Indonesia dan menjauhkannya dari belenggu adu-domba dari oknum-oknum tidak bertanggung jawab, juga yakni momentum terbaik mengajak seluruh pihak tanpa terkecuali untuk berprasangka positif.  Aksi hening 2 Desember...

Mengapa Gadis Berjilbab Itu Kelihatan Cantik?

Gambar
INIRUMAHPINTAR - Seorang muslimah mempunyai kewajiban untuk menutup aurat. Kewajiban yang seharusnya dilakukan tanpa syarat, layaknya mendirikan shalat 5 waktu. Karena bagaimana pun begitulah ketentuan Yang Mahakuasa SWT.  Untuk menutup aurat, muslimah sanggup menghamparkan kain panjang menutupi seluruh badan, kecuali wajah dan telapak tangan. Demikianlah yang dikenal dengan istilah aurat wanita. Jikalau ada muslimah yang ingin melebihkan dengan menggunakan cadar (niqab) pun patut dihormati, mungkin saja ia menganggap wajahnya berpotensi menghasilkan fitnah yang lebih besar.  Lagipula, bagi lelaki yang memantaskan diri, gadis berjilbab ialah makhluk yang sangat berharga. Menurutnya, gadis berjilbab bagaikan mutiara di tengah padang pasir yang tandus. Di kiamat ibarat sekarang, tidak gampang menemukan gadis-gadis berjilbab yang sesuai syariah.  Terbukti, di televisi atau di internet, sebagian besar tontonan justru diisi dengan pemain drama perempuan yang...

Pungutan Zakat Untuk Asn Muslim? Efektifkah?

Gambar
INIRUMAHPINTAR - Rencana pemerintah melalui Kementerian Agama untuk mengutipt zakat 2,5 Persen pendapatan ASN muslim sungguh menimbulkan polemik yang tak terbendung. Tiada angin dan tiada hujan, pendapatan ASN yang sangat jauh lebih kecil dibandingkan pendapatan anggota dewan perwakilan rakyat dan pejabat negara akan kembali menerima potongan berencana. Walaupun zakat ialah kewajiban bagi setiap muslim yang penghasilannya mencapai nisab, planning ini berpotensi menimbulkan kasus baru. Tidakkah kita menyadari bahwa kondisi ASN atau PNS maupun masyarakat pada umumnya sekarang berada pada situasi yang belum ideal dari segi keuangan. Malah masih banyak yang jauh dari kehidupan layak. Terbukti, daya beli masyarakat yang rendah dan lesu. Apa Penyebabnya? Mari kita hitung-hitungan. Gaji ASN atau PNS yang tidak memperoleh penambahan berarti, penghasilan masyarakat yang tidak seberapa, setiap bulan harus terpotong untuk bayar sejumlah tagihan. Salah satunya ialah tagihan BPJS, yang sesun...

Pengumpulan Zakat Untuk Asn Mengadopsi Sistem Khilafah, Benarkah?

Gambar
INIRUMAHPINTAR - Rencana pemerintah menerapkan sistem terpadu secara nasional dalam pengumpulan pajak untuk ASN tampaknya mempunyai kemiripan dengan sistem Khilafah, yang pernah diterapkan di masa kejayaan Islam masa lalu. Benarkah menyerupai itu? Sebelum menyimpulkan, mari kita ikuti goresan pena ini sampai akhir! Perlu diketahui bahwa, di masa-masa Rasulullah dan Khalafaur Rasyidin, pungutan zakat juga diberlakukan secara terpadu kemudian dikelola pemerintah untuk memberdayakan umat. Zakat di Masa Rasulullah Sesungguhnya perintah zakat telah dan sudah ada sebelum hijrah Nabi, tetapi gres diberlakukan ketika Nabi telah dan sudah hijrah ke Madinah, tepatnya di tahun kedua sesudah dan sudah hijrah. Pada ketika itu, Tuhan memerintahkan kaum muslimin untuk menunaikan zakat fitrah setiap bulan Ramadhan. Setelah dan sudah , ekonomi masyarakat mulai stabil dan membaik, tepatnya pada tahun ke-9 Hijriah, Tuhan mewajibkan zakat harta. Sebelum turunnya perintah ini, kaum muslimin...

Kelebihan Dan Kekurangan Pajak (Retribusi) Bagi Masyarakat

Gambar
INIRUMAHPINTAR - Apa sih Kelebihan dan Kekurangan Pajak (Retribusi) bagi Masyarakat? Sebelumnya perlu kita ketahui dulu pajak itu apa sebenarnya. Nah, secara sederhana pajak ialah uang yang dikumpulkan pemerintah suatu negara dari masyarakatnya untuk membayar layanan publik. Tanpa perpajakan, tidak akan ada jalan raya, taman umum, dan infrastruktur-infrastruktur lain untuk menggerakkan roda perekonomian. Uang dari pajak juga dimanfaatkan untuk mendukung pemerintah mendanai kepolisian, pengadilan,  militer, mengpendapatan para abdi negara (ASN), bersama dengan banyak layanan lainnya. Perpajakan ialah kewajiban masyarakat negara, meski kemudian warta tentang perpajakan menjadi pro kontra di masyarakat. Ada yang oke dan ada juga tidak setuju. Belum lagi, perbedaan pandangan tentang banyak sedikitnya yang mesti dibayar oleh setiap masyarakat negara.  Untuk itu, perlu kita bahas lebih lanjut klarifikasi perihal Kelebihan dan Kekurangan Pajak (Retribusi) ...

Melarang Mahasiswi Bercadar Itu Bentuk Intoleransi Yang Nyata, Ini Buktinya!

Gambar
INIRUMAHPINTAR - Menutup aurat ialah kewajiban bagi umat Islam, baik muslim pria maupun muslim perempuan, terkhusus bagi mereka yang sudah berakal baliqh. Dan memang ada ketetapan dalam Islam bahwa aurat dihentikan ditampakkan kepada yang selain mahram. Bagi muslim pria tentu saja menutup aurat bukanlah masalah yang sulit. melalui atau bersama ini menggunakan pakaian yang lazim ibarat kemeja dan celana panjang yang tidak ketat, sudah lebih dari cukup untuk melaksanakan kewajiban tersebut. Hanya saja, bagi muslim perempuan, menutup aurat, faktanya, menjadi sesuatu yang tidak benar-benar mudah. Hal ini tentu berkaitan dengan besarnya keyakinan, keimanan, dan tugas dari lingkungan, baik di keluarga, di kampus, di sekolah, maupun di masyarakat. Tanpa harus menunggu datangnya hidayah, seyogyanya, muslimah wajib menutup aurat. Hanya saja, banyak orang-orang bau tanah kita yang dulunya mengenal Islam tidak hingga ke belahan menutup aurat, hingga kemudian ber-Islam dalam kategori belum...

Oknum Yang Mempersoalkan Cadar Niscaya Gagal Menjawab Pertanyaan Ini

Gambar
INIRUMAHPINTAR - Cadar menjadi topik yang mengundang pro dan kontra baru-baru ini. Ada yang oke ada yang tidak. Ada yang mendukung ada yang menolak. Begitulah wajah perbedaan, yang ialah hal lumrah dalam kehidupan insan sehingga sebaiknya fenomena tersebut disikapi dengan seimbang, adil dan dewasa. Hanya saja, entah dikomandoi kebodohan, benih-benih intoleransi atau penyakit dengki dan iri hati, tidak sedikit oknum mulai terang-terangan, begitu berani menghina muslimah bercadar, menyebutnya dengan sebutan tak baik, atau menuduhnya yang bukan-bukan (misal menyebutnya ninja) tanpa ada kroscek terlebih dahulu, entah dalam komentar  di sosial media, forum, portal info online atau dalam bentuk ujaran tak bertanggung jawab di kehidupan nyata. Maka dari itu, umat secara umum semakin terpanggil untuk bertanya-tanya, ada apa sesungguhnya? Mengapa dilema cadar diangkat ke media massa seolah-olah memakai cadar itu ialah hal yang terlarang, hina dan merugikan bangsa dan negara? Bukanka...

Bukan Di Arab, Ini Wilayah Indonesia Yang Muslimahnya Bercadar

Gambar
INIRUMAHPINTAR - Cadar selalu dikultuskan sebagai penggalan dari budaya Arab. Namun ternyata, tanpa kita sadari, ada budaya sendiri tidak banyak diketahui, yang ialah buah peradaban asli masyarakat Indonesia. Tepatnya di Bima, Nusa Tenggara Barat, secara turun-temurun, para kaum perempuan memakai kain tenunan lokal sebagai epilog aurat sampai wajah, yang menyisakan sedikit ruang untuk mata. Sebutannya Rimpu. Salah satu penelitian yang dilakukan oleh Umi Khumairoh, Mawapres Universitas Negeri Jakarta (UNJ) 2018 menemukan bahwa Rimpu bukanlah produk budaya yang terkotori dari budaya-budaya manapun, termasuk Arab. Rimpu yaitu gaya khas berpakaian muslimah Bima, yang dibentuk menurut kreativitas tanpa mengurangi fungsinya sebagai epilog aurat. Tentu masih banyak orang yang bertanya-tanya, mengapa ada cadar di Indonesia? Bukankah itu dari Arab? Coba baca dulu kelanjutan isu ini! Rimpu bergotong-royong yaitu produk pembauran antara budaya Bima dan Islam. Rimbu terbuat dari sarung ...

Puisi Renungan Untuk Ibu Sukmawati - Ibu Bersyariah Indonesia

Gambar
INIRUMAHPINTAR - Baru-baru ini umat Islam kembali tersakiti, tergueht hatinya, sehabis dan sudah sebuah puisi yang dipersembahkan oleh Ibu Sukmawati Soekarno dalam event 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018 kembali menyoal sehubungan SARA, yakni syariat Islam. Bagian yang paling menyakitkan ialah ketika sari konde disebut lebih bagus dari cadar, dan bunyi kidung dikatakan lebih merdu dari bunyi azan. Meskipun evaluasi itu sanggup saja dibenarkan ketika melihatnya dari sudut pandang orang yang tidak paham syariat Islam dengan alasan ketidaktahuan, tetapi tetap saja tidak patut untuk diungkapkan dan diumbar ke depan publik apalagi dibawakan oleh putri seorang figur bapak Bangsa yang kami banggakan. Karena bagi umat Islam, syariat itu sangat murni, ialah petunjuk dan pedoman hidup dari segala bidang kehidupan. Kaprikornus merendahkannya ialah bentuk penghinaan buat kami. Bukankah kita telah dan sudah setuju untuk saling bertoleransi di republik ini, mengapa...

Sebut Kitab Suci Itu Fiksi, Haruskah Kita Murka Pada Rocky Gerung?

Gambar
INIRUMAHPINTAR - Andaikan kitab suci yang dimaksud Rocky Gerung (RG) itu AlQur'an, yang nyatanya belum tentu, mesti dikonfirmasi terlebih dahulu, salahkah ia menyebut kata "fiksi" itu. Haruskah kita marah? Coba kita renungkan goresan pena ini dulu wahai sobat-sobatku. Saya awali dengan pertanyaan, fiksi itu ciptaan siapa? Fiksi itu dari mana? Kalau kita yakin bahwa Yang Mahakuasa maha Pencipta, maka fiksi itu termasuk ciptaan Allah. Lalu siapa yg mengutarakan definisi fiksi? Jika rajin membaca tentu kita paham bahwa banyak andal mengutarakan definisi yang berlainan. Yang mana kita pahami dan mau ambil sebagai tumpuan tergantung langsung masing masing. Yang lebih suka mengartikan fiksi itu dengan fiktif maka ia gak akan nyampe pada maksud RG. Justru ia akan sesat dan salah prasangka alasannya definisinya sendiri. RG terang menciptakan limitation bahwa fiksi bukan fiktif, fiksi mengaktifkan imajinasi. Apakah bahasa AlQur'an dapat mengaktifkan imajinasi? ...